SHARE

 

gangguan alergi

Alergi dapat terjadi pada manusia tanpa mengenal jenis kelamin ataupun usia. Alergi sendiri sebenarnya bukan penyakit, namun reaksi berlebihan tubuh pada saat tubuh tersebut bersentuhan atau kemasukan suatu zat tertentu. Alergi pada manusia satu dengan manusia lain dapat memiliki zat pencetus yang berbeda meski menimbulkan gejala yang sama. Apa saja yang menjadi zat pencetus sehingga terjadi gangguan alergi?

Berikut ini macam-macam alergi berdasarkan zat pencetus nya:

  1. Alergi zat makanan

Alergi ini merupakan alergi yang paling sering ditemukan. Banyak zat makanan yang dapat menjadi zat pencetus alergi tergantung dari si penderitanya, misalnya kacang-kacangan, coklat, susu sapi, daging, dan lainnya.

  1. Alergi zat metal atau logam

Seringkali si penderita mengalami gangguan kulit apabila tidak sengaja bersentuhan atau memakai perhiasan dari bahan logam tersebut. Misalnya tembaga, besi, nickel dan sebagainya.

  1. Alergi serbuk sari

Alergi jenis ini ditimbulkan dari serbuk sari bunga yang sedang mekar. Biasanya penderita alergi ini akan mengalami gangguan pernafasan hingga peradangan kulit apabila tidak sengaja menghirup serbuk sari.

  1. Alergi cuaca

Cuaca atau iklim dingin seringkali menjadi pencetus alergi dari pada musim panas. Penderita akan merasakan gatal yang hebat di seluruh permukaan kulit hingga menjadi kemerahan dan membengkak.

Alergi makanan apabila dialami pada saat anak-anak dapat menghilang dengan sendirinya, misalnya pada kasus alergi susu sapi. Namun banyak juga alergi makanan anak yang tetap ada hingga mereka dewasa. Mereka harus selalu menghindari menu makanan yang mengandung bahan makanan pencetus alergi apabila tidak ingin mengalami gangguan gejala alergi.

Itulah jenis-jenis gangguan alergi dilihat dari zat pencetus atau allergen nya. Apabila Anda memiliki riwayat alergi ada baiknya jika Anda selalu konsultasikan alergi dengan dokter dan membawa zat anti alergi atau paling tidak menghafal namanya agar apabila sewaktu-waktu diperlukan dapat langsung dipergunakan. Hal tersebut sangat penting terutama untuk penderita yang memiliki alergi terhadap cuaca dingin ketika akan mengunjungi suatu tempat di dataran tinggi ataupun ketika bepergian di malam dan dini hari.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY