SHARE

Kata bijak untuk kehidupan menuntun kita menjalani kehidupan dengan lebih baik. Seperti halnya mencintai sesama manusia butuh kesabaran. Karena cinta sendiri wujudnya adalah kesabaran. Cinta tidak memaksa orang lain untuk menjadi seperti yang kita inginkan. Artinya setiap tingkah laku dan sikap orang lain adalah bagian dari ujian kesabaran cinta kita kepada sesama manusia. Dan merupakan bukti cinta kita kepada Sang Pencipta.

Sabar: Kata Bijak Untuk Kehidupan Yang Lebih Bahagia

Tidak semua orang mampu melewati ujian kesabaran. Bahkan walaupun kita dipenuhi dengan cinta dan welas asih, kesabaran membutuhkan lebih. Yaitu ketakterbatasan hati yang lapang untuk menunggu dan memberi waktu, untuk mendukung dan melepaskan jika waktunya tiba. Sabar adalah kata bijak dalam kehidupan yang mudah diucapkan, namun berat untuk diwujudkan. Tetapi buah kesabaran sungguh tak ternilai harganya.  Tentu saja semua itu hasilnya adalah kebahagiaan.

Sabar dan Bijak Untuk Kehidupan Tanpa Beban

Ketika kita mampu melewati ujian kesabaran dengan sabar dan bijak, pada dasarnya kita telah memenangi kehidupan. Semua beban yang memberatkan akan ringan ketika kita menempatkan orang lain dalam posisinya, tanpa menuntut. Termasuk menempatkan semua masalah sebagai sesuatu yang harus dilalui tanpa menuntut banyak pada Tuhan maupun diri sendiri. Sabar dan bijak pada kehidupan membuat langkah lebih ringan, karena masalah tak lagi dipandang pelik, hanya ujian yang harus dilalui.

Kesabaran adalah kata kunci untuk kehidupan yang lebih damai dan tenteram. Kebijaksanaan adalah kunci bagi kehidupan yang lebih ringan dan bahagia. Kita hanya harus melalui semuanya dengan senyum dan pengertian. Menghadapi perbedaan dan masalah sebagai kerikil yang menyehatkan langkah. Kesabaran juga harus diiringi dengan cinta. Karena tanpa cinta mustahil kita sanggup menerima semua dengan lapang dada.

Kata-kata bijak cinta adalah kesabaran, cinta bukan menuntut kesabaran. Cinta adalah kebijaksanaan, tidak menuntut apalagi menjadi hakim satu dengan lainnya. Jadi, bangun rasa welas asih dan cinta, mendukung kesabaran diri sendiri untuk menerima dan melalui kehidupan. Dengan demikian semua cinta akan membimbing kita pada hakekat kehidupan yang kaya makna, damai sentosa. Tanpa prasangka, tuntutan dan kekhawatiran.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY